Open Tournament Pencak Silat Danyon Parako 466 Pasgat Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Kawah Candradimuka Pesilat Muda Kalbar
Open Tournament Pencak Silat Danyon Parako 466 Pasgat Cup 2026 resmi dibuka di Aula Brajamusti, Kubu Raya. Kejuaraan tingkat pelajar SD hingga SLTA ini menjadi wadah pembinaan karakter dan regenerasi pesilat berprestasi di Kalimantan Barat.
KUBU RAYA — Ajang bergengsi Open Tournament Pencak Silat Danyon Parako 466 Pasgat Cup Tahun 2026 resmi dibuka di Aula Brajamusti Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasgat, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (22/9). Kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali iklim kompetisi pencak silat di Kalimantan Barat, sekaligus menjadi wadah bagi pesilat muda untuk mengasah kemampuan teknik dan mental bertanding.
Upacara pembukaan kejuaraan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh olahraga lintas instansi. Tampak hadir Danlanud Supadio, Kajasdam XII/Tanjungpura, Kapolres Kubu Raya, Danyon Parako 466 Pasgat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya.
Dari unsur keolahragaan, pembukaan turut disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalbar, Ketua Umum KONI Kabupaten Kubu Raya, Ketua Pengkab IPSI Kubu Raya, para pelatih, ofisial, dan ratusan atlet pencak silat dari berbagai perguruan.
Wadah Pembinaan Karakter dan Jiwa Ksatria
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Porapar Kabupaten Kubu Raya menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar Yon Parako 466 Pasgat atas terselenggaranya turnamen yang telah lama dinantikan oleh insan pencak silat di Kalimantan Barat. Partisipasi peserta yang datang dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) membuktikan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga bela diri warisan leluhur bangsa ini.
Ia menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar mengejar kemenangan fisik di atas matras, melainkan proses penempaan watak dan moral para pesilat muda.
“Teruslah berlatih, teruslah bertanding. Jadikan pencak silat sebagai upaya mengasah karakter untuk menjadi pribadi yang jujur, berjiwa ksatria, dan berdisiplin tinggi,” pesan Kepala Dinas Porapar Kubu Raya kepada para atlet.
Selain memberikan motivasi kepada para pesilat cilik dan remaja, Kadisporapar juga memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran pelatih, ofisial, dan wasit-juri yang bertugas secara adil dan profesional demi kelancaran turnamen.
Regenerasi Menuju Prestasi Nasional
Kehadiran pimpinan KONI Kalbar dan IPSI Kalbar menegaskan bahwa turnamen seperti Danyon Parako 466 Pasgat Cup memiliki peran strategis dalam peta pembinaan prestasi olahraga daerah. Kompetisi terbuka berjenjang usia dini hingga remaja merupakan kawah candradimuka paling efektif dalam menyaring bibit-bibit unggul untuk dipersiapkan menuju kejuaraan tingkat provinsi (Porprov) maupun ajang nasional (Popnas dan PON).
Dengan bergulirnya Danyon Parako 466 Pasgat Cup 2026, diharapkan lahir pesilat-pesilat tangguh dari Bumi Menanjak Kubu Raya dan Kalimantan Barat yang siap mengukir prestasi serta mengharumkan nama daerah di pentas pencak silat nasional maupun internasional.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)